Berbekal Swike Bertahan di Jakarta


Bintaro - Berbekal Swike bertahan di JakartaBintaro, SC- Malam itu Siswanto duduk santai di pelataran taman yang berlokasi di tempat jajan 9 walk di wilayah Bintaro. Wajahnya tampak sumringah kendati terlihat gurat-gurat kelelahan di wajahnya. “Wah, hari ini lumayan tenan mas di drop 15 kilo kodok sekarang tinggal 1.5 kilonan. Hari ini Turune pules ki…(hari ini tidurnya pulas nih..-red)” begitu sapanya menyambut kedatangan tim SerpongCorner.com yang sudah tak sabar untuk menyantap makanan asli Purwodadi itu.

Nama Siswanto dan Swike Purwodadinya memang sudah kami kenal sejak tahun 1998 di lokasi yang sama, namun masih menggunakan tenda yang terbuat dari terpal. Siswanto muda mulai merantau ke Jakarta sekitar tahun 1989 dan memulai petualangannya dengan bekerja pada perusahaan yang memroduksi pengharum ruangan. Ketika krisis moneter melanda Indonesia, Siswanto bertekad untuk memiliki usaha sendiri dan tidak bergantung orang lain. Berbekal pengetahuan dan pengalamannya, dia bertekad untuk memulai usaha tempat makan dengan menu utama kodok, yaitu swike goreng, swike kuah, swike goreng mentega, pepes telur, dan lain lain. Setelah 10 tahun, usahanya terus maju dengan pelanggan yang semakin banyak. Selain berkawan dekat, kami sangat menggemari masakannya. Bagaimana tidak? Rasanya sangat enak dan harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan jenis makanan yang sama di tempat lain. Siswanto sendiri berujar bahwa harga yang ditetapkan untuk masakannya paling murah dengan rasa yang enak. Makanan favorit di tempat ini adalah swike kuah, swike goreng dan pepes telur. Rasa kuah tauconya untuk swike kuah begitu pas dan segar dengan adanya peresan jeruk nipis dan taburan bawang putih goreng. Tidak hanya itu saja, rasa tauconya juga cukup terasa di daging swike-nya. Anda ingin mencoba ? silahkan kunjungi Taman Jajan 9 Walk di Bintaro sector 9 jika anda penasaran.

Penulis  :  [SC:APW]

Comments

Serpong Newsletter


Back to top